Teman yang Buruk
Sebenarnya saya tidak suka pilih-pilih dalam pertemanan, saya orangnya ramah dan mudah bergaul. Namun dibalik itu semua saya juga akan jaga jarak dengan teman yang seperti ini :
Hi Guys, dari apa yang saya tulis diatas bukan berarti setiap orang yang memiliki kebiasaan tersebut tidak akan saya jadikan teman yaa… tetap saya akan mau berteman, namun saya lebih membatasi pergaulan saja. Saya lebih suka berteman dengan orang-orang yang positif, cerdas dan selalu bersyukur, tidak pernah pamer ini itu di dunia nyata maupun di sosial media, selalu bahagia, penuh semangat dan tentu saja dapat diandalkan. Agar saya di tularkan oleh hal-hal positif dari dia. Terimakasih sudah membaca :)
- Parasit. Saya sangat membenci teman yang satu ini, Dia hanya ingin untungnya saja dalam berteman, minta tolong terus kepada kita tanpa pernah memberi kita pertolongan. Tujuannya berteman hanyalah untuk memanfaatkan kita saja.
- Boros. Karena saya orang yang hemat dan suka memilah mana yang penting dan mana yang perlu sebelum membeli sesuatu, so that's why saya kurang suka berteman dengan orang yang suka beli ini itu tanpa berfikir. Sebenarnya tidak masalah sih, tapi kadang saya kwatir bisa terikut dengan pola hidupnya. Saya beri contoh dari salah satu teman saya yang menawarkan untuk membeli salah satu produk kosmetik online yang sedang promo beli 1 harga tetap, sedangkan beli 2 discount 20%. Dia berusaha membujuk saya untuk membeli disaat harga murah, dan saya pun mengiyakan, padahal produk tersebut tidak pernah kita gunakan, bahkan dia mengatakan produk tersebut banyak mengandung mercury dan tidak baik digunakan. eta kumaha geuning?
- Manja, kemana-mana minta di temenin, di antarin harus pakai mobil setidaknya pakai taksi online, tidak terbiasa jalan kaki, tidur harus pakai AC, makan tidak mau di pinggir jalan, cuci pakaian harus laundry, (melebihi ratu Inggris) ditambah lagi suka mengeluh dan tidak pernah bersyukur. “what would we do with it?”
- Suka Gosip, ketemu si A ngomongin si B, ketemu si C ngomongin si A ketemu si D ngomongin si B. Parahnya lagi ngomongin artis S, L dan R yang menurut saya tidak penting. Begitu seterusnya sampai negara api menyerang. Teman seperti ini juga memiliki sifat mendasar lainnya yaitu Bermuka dua, ini salah satu teman yang sangat berbahaya. Saya sangat tidak suka teman yang hanya baik di depan saja tapi busuk di belakang. Teman seperti ini jelas-jelas hanya akan membuang-buang waktu saja dan memberi dampak negatif, suka mencari-cari kesalahan orang lain. Sungguh tidak membagun.
- Perokok. Bukan hanya teman perokok, teman yang suka minum, suka party tiap weekend. tidak akan saya jadikan teman
- Egois, hampir semua orang memiliki sifat egois tapi kalau kita punya teman yang jauh lebih egois dari kita pasti rasanya sangat kesal. Dimana kemahuannya harus dituruti, sedangkan masukan dari kita tidak pernah di hargai
- Suka ngutang, kamu tidak akan pernah hidup dengan tenang ketika kamu memiliki teman yang suka ngutang, bahkan suka pakai jurus ini “pakai uangmu dulu ya, nanti aku ganti” dan akhirnya terlupakan seiring berjalannya waktu.
- Pembohong, setiap kita tanyakan sesuatu pasti bilangnya tidak tahu. Padahal dia bisa, dia hanya tidak ingin kita tahu. Di sisi lain teman yang suka berbohong misalnya: pada saat kita ingin menghadiri acara pernikahan teman kecil kita, sama sekali kita tidak pernah mengenal apa itu make up dan memutuskan untuk belajar dari youtube agar terlihat cantik, sayangnya tidak berhasil, dandanan kita malah berantakan karena mengikuti tutorial-tutorial make up para vlogger youtube yang tidak bertanggung jawab. Nah, sebelum berangkat teman kita melihat dan mengatakan kita sudah cukup cantik (sambil tertawa). Tapi nyatanya di acara tersebut kita malu karena di tertawakan banyak orang.
- Pencuri, saya tidak akan pernah mau berteman dengan seorang pencuri, saya belum siap di hadapkan dengan keadaan dimana setiap ada dia saya selalu merasa ada yang hilang.
Hi Guys, dari apa yang saya tulis diatas bukan berarti setiap orang yang memiliki kebiasaan tersebut tidak akan saya jadikan teman yaa… tetap saya akan mau berteman, namun saya lebih membatasi pergaulan saja. Saya lebih suka berteman dengan orang-orang yang positif, cerdas dan selalu bersyukur, tidak pernah pamer ini itu di dunia nyata maupun di sosial media, selalu bahagia, penuh semangat dan tentu saja dapat diandalkan. Agar saya di tularkan oleh hal-hal positif dari dia. Terimakasih sudah membaca :)
Komentar
Posting Komentar